Keluarga Almarhumah Winda Lorenza Gowasa merasa tidak puas.!!!! Ini harus ditindak lanjuti lebih dalam lagi !!!!

Terpopuler2414 Dilihat

👑Mahkotariau com – Medan : Keluarga Almarhumah Winda Lorenza Gowasa merasa tidak puas dengan hasil otopsi dari pihak RS Bhayangkara TK Il Medan yang menyebutkan bahwa Winda dikabarkan meninggal dunia dengan cara bunuh diri menggunakan senjata api milik mantan suaminya yang berstatus anggota Kepolisian berinisial Bripka IH.
Berdasarkan hasil otopsi RS Bhayangkara TK II Medan, dr Mistar Ritonga dalam siaran resminya menyatakan hasil pemeriksaan menunjukan hasil pemeriksaan forensik, ditemukan luka tembak tempel pada bagian kepala korban dan tidak terdapat anda-tanda penganiayaan atau kekerasan benda tumpul maupun tajam di tubuh korban.
Namun pihak keluarga menemukan beberapa kejanggalan yang terdapat pada jasad korban, mulai dari adanya bekas sayatan yang ada di leher korban, terdapat lebam di kedua kelopak mata, pada sisi kiri di bagian kepala korban terdapat legokan diduga akibat benda tumpul, lebam di bagian perut, dada dan punggung telapak kaki.
Kejanggalan lainnya berupa adanya pemesanan kuburan yang di duga dilakukan oleh salah satu keluarga Bripka IH, dengan memesan kuburan yang diduga pada pukul 06.00 WIB tanggal 2 Agustus 2026, padahal menurut keterangan Ibu almarhumah Winda Lorenza, Yasti Laia, Bripka IH mengabarkannya sekitar pukul 11.00 WIB.
Tidak hanya itu saja, adanya dugaan intimidasi yang dilakukan oleh pihak oknum Polwan yang pada saat berjaga untuk melarang pihak keluarga untuk mengambil foto dan jenasah korban.
Bahkan pengakua dari adik kandung korban, ICA, menyebutkan, salah satu keluarga Bripka IH meminta agar jenasah Winda untuk segera dikebumikan, dengan alasan alasan yang menurut pihak keluarga tidak masuk akal.
“Mereka sudah mempersiapkan peti mati, dan ambulan, agar kak Winda segera dikebumikan, bahkan belakangan ini diketahui ternyata kuburan kakak juga sudah dipersiapkan oleh mereka, ini sangat aneh kan” sebut Ica pada wartawan Sorot Kasus News.
Ica juga mengatakan, untuk mendapatkan suatu keadilan bagi kaum kecil ( Red – Lapisan masyarakat bawah ) di negeri ini ternyata cukup mahal, sehingga untuk membuktikan kalau Winda Lorenza Gowasa meninggal bukan karena bunuh diri, keluarga harus mempersiapkan sejumlah biaya yang di taksir mencapai puluhan juta rupiah untuk dilakukan ekshumasi ( Red – Otopsi ulang ) agar terkuak fakta yang sebenarnya.

“Saat ini kami terbentur di biaya, karena untuk melakukan ekshumasi itu butuh biaya yang cukup besar, tujuan nya agar apa yang dikatakan oleh pihak RS Bhayangkara TK II Medan bisa terjawab dengan jelas” sebut Ica. (18/08/2026)

Saat disinggung persiapan keluarga untuk dilakukan ekshumasi terhadap jasad Winda Lorenza, Ica mengatakan, saat ini pihak keluarga sangat berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia, agar dapat menyisihkan sedikit rezekinya untuk dapat membantu mereka mencari dan mendapatkan keadilan atas kematian Winda Lorenza Gowasa.

“Buat seluruh saudara kami dimana pun berada, dan seluruh masyarakat Indonesia, kami memohon bantuannya, jika ada sedikit rezekinya mohon dapat membantu kami untuk mencari keadilan” sebut Ica dengan wajah sedih saat di wawancarai oleh wartawan Sorot Kasus News,yang juga diketahui memiliki suku Nias bermarga Buulolo.

Bagi masyarakat, apa bila ingin memberikan donasi kepada keluarga almarhumah Winda Lorenza Gowasa, dapat menyalurkannya ke rekening Bank Mandiri atas nama Yestin Laia di nomor 1070024626196 ( Red – Ibu kandung almarhum Winda Lorenza Gowasa ) atau ke rekening 0822 7689 5951 ( Dana Sahabat Kaaani Untuk Loren ).**Skn/Sam BLL

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *