Terkait Kaburnya Napi di Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Tokoh Masyarakat Afif Meminta Kepada Menteri Imipas Agar Kasi Binadik Lapas Kelas IIA Pekanbaru Ridho Juga Dicopot

Terpopuler2343 Dilihat

👑Mahkotariau.com-Pekanbaru – Pelarian Ibnu Satya narapidana Lapas Kelas IIA Pekanbaru hingga hari ini belum di temukan oleh pihak Kanwil Ditjenpas Riau dan Lapas Pekanbaru, hingga kini, perburuan masih terus dilakukan oleh sejumlah pihak termasuk Aparat Penegak Hukum. Kamis (6/8/2026).

Sebelumnya, Saya mengapresiasi kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., yang telah mengeluarkan surat pencopotan kepada Kalapas Kelas IIA Pekanbaru dan KPLP nya, serta beberapa orang petugas Lapas yang pada saat itu melakukan pengawalan langsung, terkait kaburnya Ibnu Satya.

Akan tetapi, Afif, sangat menyesalkan kenapa, Kasi Binadik Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Ridho Kurniawan, tidak ikut Dicopot, ini ada apa?

Padahal, Ridho Kurniawan, pada saat itu sebagai ketua tim TPP Ibnu Satya, dia termasuk orang yang paling bertanggung jawab atas kaburnya Ibnu Satya. Dia dinilai gagal atau lalai dalam menjalankan fungsinya, ungkap Afif.

“Kita melihat tim Kanwil hanya memeriksa tiga orang petugas pengawal ibnu satya, sedangkan yang memberikan izin keluar seperti Ridho tidak di beri sanksi.

Jangan dikambing hitamkan petugas yang mengawal saja, tapi periksa semua yang memberikan izin keluar, termasuk dokter yang memberikan izin berobat dan merubah jadwal keluar ibnu yang harusnya senin kenapa di keluarkan hari rabu 22 juli 2026 tersebut.

Afif menilai ada tebang pilih dalam pencopotan petinggi Lapas tersebut. Hal ini tentunya akan menimbulkan keresahan dan ketidakpastian bagi masyarakat.

Kami mendesak kepada Menteri Agus Andrianto dan juga kepada Kakanwil Ditjenpas Riau Rudy Fernando Sianturi agar segera mencopot Ridho dari jabatannya, karena dia termasuk orang yang paling bertanggung atas kaburnya Napi Ibnu Satya.

(Red**)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *