BNI wondrX 2026 Berakhir, Dukungan bagi UMKM Naik Kelas Terus Berlanjut.

Terpopuler2359 Dilihat

👑Mahkotariau.com- Jakarta: BNI wondrX 2026 telah resmi berakhir setelah diselenggarakan pada 21–23 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Namun, dukungan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terhadap pertumbuhan pelaku UMKM yang terlibat dalam acara tersebut tetap berlanjut melalui akses transaksi, digitalisasi, pembiayaan, pendampingan, dan perluasan pasar. (24/8/2026)

Melalui UMKM Center by Xpora, BNI menghadirkan 44 UMKM binaan dari berbagai sektor yang telah melalui proses kurasi dan pendampingan. Selama acara, para pelaku usaha memperoleh ruang untuk memperkenalkan produknya secara langsung, menciptakan transaksi melalui beragam program promosi, serta menjangkau konsumen di luar lokasi melalui live shopping.

Rangkaian tersebut tidak dirancang sebagai aktivitas yang berhenti setelah acara selesai. UMKM Center by Xpora menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha untuk melanjutkan proses pengembangan bisnis melalui berbagai solusi dan pendampingan BNI sesuai kebutuhan dan kesiapan masing-masing.

Setelah memperoleh eksposur, transaksi, dan akses pasar selama BNI wondrX 2026, dukungan terhadap para pelaku UMKM memasuki tahap berikutnya.

BNI akan menindaklanjuti kebutuhan masing-masing pelaku usaha melalui proses akuisisi ke dalam ekosistem layanan BNI, digitalisasi transaksi, akses pembiayaan, serta pendampingan untuk memperkuat kapasitas dan memperluas pasar.

Melanjutkan Digitalisasi Transaksi
Salah satu tindak lanjut yang disiapkan adalah membantu pelaku UMKM mengelola transaksi secara lebih praktis melalui wondr Merchant. Melalui aplikasi tersebut, merchant dapat melakukan pendaftaran QRIS, menerima notifikasi transaksi secara real-time, serta memantau laporan transaksi harian dalam satu platform.

wondr Merchant juga menyediakan fasilitas settlement hingga lima kali sehari. Fitur tersebut memberikan fleksibilitas bagi pelaku usaha dalam mengelola arus kas dan membantu mempercepat ketersediaan dana untuk memenuhi kebutuhan operasional bisnis.

Akses terhadap data transaksi dan laporan harian juga dapat membantu pelaku UMKM membangun pencatatan usaha yang lebih tertata, mengevaluasi performa penjualan, dan merencanakan pengembangan bisnis berdasarkan informasi yang lebih terukur.

Memperkuat Pengelolaan Bisnis
Bagi pelaku usaha yang mulai meningkatkan skala bisnis dan memiliki kebutuhan transaksi lebih kompleks, BNI menghadirkan BNIdirect Bisnis dengan New Feature Capability untuk mendukung pengelolaan transaksi dan cash management.

Melalui solusi tersebut, pelaku usaha dapat mengelola berbagai kebutuhan transaksi bisnis secara lebih terintegrasi. Dukungan ini menjadi relevan bagi UMKM yang mengalami peningkatan volume transaksi, memperluas kegiatan operasional, atau membutuhkan pengelolaan arus kas yang lebih terstruktur.

Kombinasi wondr Merchant dan BNIdirect Bisnis memungkinkan BNI mendampingi pelaku usaha pada tahapan pertumbuhan yang berbeda, mulai dari digitalisasi penerimaan pembayaran hingga pengelolaan transaksi bisnis yang semakin berkembang.

Membuka Akses Pembiayaan Sesuai Kebutuhan Usaha
Setelah BNI wondrX 2026, pelaku UMKM juga berpeluang memperoleh tindak lanjut pembiayaan sesuai kebutuhan, kapasitas, dan kesiapan bisnis masing-masing. Pembiayaan dapat diarahkan untuk mendukung kebutuhan modal kerja maupun investasi yang diperlukan dalam meningkatkan skala usaha.

Pendekatan tersebut memungkinkan BNI memberikan dukungan yang lebih relevan berdasarkan kondisi setiap pelaku usaha. Dengan demikian, pembiayaan tidak berdiri sendiri, tetapi terhubung dengan riwayat transaksi, pengelolaan keuangan, dan rencana pertumbuhan bisnis.

Akses pembiayaan menjadi salah satu tahapan penting setelah UMKM memperoleh pasar dan menciptakan transaksi selama wondrX. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi, memenuhi permintaan yang berkembang, serta memperkuat operasional bisnis.

Pendampingan untuk Memperluas Pasar
Melalui Xpora, dukungan kepada UMKM dilanjutkan dengan pendampingan untuk meningkatkan kapabilitas usaha dan memperluas jangkauan pasar. Pelaku usaha dapat diarahkan untuk memperkuat kesiapan produk, pemasaran, pengelolaan bisnis, dan kapasitas produksi sesuai dengan peluang pertumbuhan masing-masing.

Pengalaman berinteraksi langsung dengan konsumen dan memanfaatkan live shopping selama BNI wondrX 2026 dapat menjadi bekal bagi pelaku UMKM untuk memahami respons pasar. Temuan tersebut selanjutnya dapat digunakan untuk mengevaluasi produk dan menyusun strategi pemasaran yang lebih tepat.
Dalam jangka panjang, BNI melalui Xpora juga mendorong pelaku UMKM agar tidak hanya bertumbuh di pasar domestik, tetapi semakin siap melihat peluang ekspansi hingga ke pasar global.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat pendekatan end-to-end, tidak hanya melalui pembiayaan, tetapi juga solusi transaksi, digitalisasi, dan pendampingan usaha. Dengan demikian, UMKM Center by Xpora bukan sekadar event, tetapi bagian dari ekosistem untuk mendorong UMKM naik kelas, lebih produktif dan Go Global,” jelas SEVP Commercial & SME BNI Andy Yusdiman.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, kelanjutan dukungan tersebut sejalan dengan arah Danantara dalam mendorong pemberdayaan UMKM dan peningkatan kapabilitas pelaku usaha. Melalui akses pasar, digitalisasi, pembiayaan, dan pendampingan yang terintegrasi, BNI turut memperkuat fondasi pertumbuhan UMKM agar semakin produktif, berdaya saing, dan mampu berkembang secara berkelanjutan.

Dukungan yang terus berjalan setelah BNI wondrX 2026 juga mencerminkan tema “One Ecosystem, Continuous Motion.” Berakhirnya acara menjadi awal dari tahapan pertumbuhan berikutnya, ketika eksposur dan transaksi yang telah tercipta dilanjutkan menjadi digitalisasi, pembiayaan, penguatan kapasitas, serta peluang pasar yang lebih luas.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *